Ditahan Irlandia Utara Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022

Ditahan Irlandia Utara Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022 – ITALIA tidak lolos automatis ke Piala Dunia 2022 sesudah ditahan Irlandia Utara 0-0 di matchday terakhir Group C yang berjalan di Belfast, Selasa (16/11/2021) pagi hari WIB. Sesudah melalui delapan laga, Gli Azzurri -julukan Tim nasional Italia- cuman finish di urutan ke-2 Group C dengan 16 angka.Tim nasional Italia tertaut dua angka dari Swiss yang keluar sebagai juara Group C, sekalian pastikan tempat di Piala Dunia 2022. Akhirnya, Tim nasional Italia harus turun di set playoff pada penghujung Maret 2022 untuk tentukan bisa lolos atau tidak ke Piala Dunia 2022.

Jalannya PertandinganBabak PertamaSejak awalnya set, team tamu langsung kuasai 1/2 lapangan permainan. Irlandia Utara dipaksakan bermain bertahan dengan garis yang dalam.Italia memang tampil menekan, tetapi kelihatannya permainan ini telah diprediksikan Irlandia Utara awalnya. Team bimbingan Ian Baraclough ini malah kelihatan nyaman menepis gempuran dengan kadang-kadang memperlancar serbuan balik. Gempuran terus-menerus terus dilancarkan Italia lewat semua pemainnya dimulai dari Slotnation88 Di Lorenzo, Domenico Berardi, sampai Federico Chiesa.

Link : http://www.wbied.com/forums/users/bandarslotterbaru/

Ditahan Irlandia Utara Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022

Ditahan Irlandia Utara Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022

Tetapi, pertahanan tuan-rumah benar-benar susah ditembus. Italia cuman bisa melepas tiga shooting.Seringkali dijumpai kekeliruan elementer dilaksanakan bek Irlandia Utara seperti Tom Flanagan yang sering buang bola tidak prima. Tetapi, beberapa striker Italia kelihatan masih ketidaktahuan saat lakukan keputusan di sepertiga akhir.Set pertama dari pertandingan ini tinggalkan catatan yaitu kepenguasaan bola menguasai punya Italia dengan 74 % sebanding 26 %. Disamping itu, team bimbingan Roberto Mancini itu sukses melepas empat sepakan ke arah gawang, tetapi bisa dihentikan penjaga gawang Irlandia Utara.

Set Ke-2

Pada awal set ke-2 permainan tetap sama yaitu supremasi digenggam kendalian oleh Agen Slot Terbaru Italia. Tetapi ini kali Irlandia Utara telah mendapati sela untuk membikin penjaga gawang Tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma repot.

Menit 52 Jamal Lewis bekerja bersama dengan Gavin Whyte sampai pada akhirnya membuat umpan terukur ke arah George Saville. Saville lakukan sepakan keras dari jarak yang tidak sangat jauh dan sanggup mengetes Donnarumma.

Masuk menit 56 tersebar berita dari laga lain jika Swiss buka keunggulan atas rivalnya Bulgaria. Dengan Italia masih bermain seri, karena itu status Gli Azzurri sekarang turun ke rangking ke-2 dan terancam jalani set playoff. Italia selama ini kekurangan daya gebrak. Mereka sudah membuat 450 umpan dibanding dengan 191 punya Irlandia Utara, tapi mereka cuman hasilkan empat shooting.

Menit 64 Chiesa mainkan satu-dua yang bagus dengan Bandar Slot Terbaru Berardi dalam kotak penalti, selanjutnya disudahi dengan sepakan kuat. Sayang, sepakannya itu cuman berputar-putar beberapa inch dari tiang jauh.

Suka serang membuat Italia sempat kelupaan baris bertahan. Di menit 82 Irlandia Utara sanggup memperlancar serbuan balik cepat lewat Stuart Dallas dan disudahi dengan sepakan yang cuman melebar. Tiga menit tambahan waktu, gol yang diidam-idamkan Italia tidak juga tiba. Sampai semprit panjang dibunyikan score 0-0 masih bertahan.

Formasi Pemain Irlandia Utara versus Italia:

IRLANDIA UTARA XI (4-1-4-1): Bailey Peacock-Farrell; Craig Cathcart, Tom Flanagan, Jonny Evans, Jamal Lewis; Steven Davis; Stuart Dallas, Alistair McCann, George Saville, Gavin Whyte; Josh Magennis

Cadangan: Luke Southwood, Ethan Galbraith, Niall McGinn, Jordan Jones, Conor Washington, Dale Taylor, Ciaron Brown, Conor Hazard, Corry Evans, Conor Bradley, Shane Ferguson

Pelatih: Ian Baraclough

ITALIA XI (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Francesco Acerbi, Emerson; Sandro Tonali, Jorginho, Nicolo Barella; Domenico Berardi, Lorenzo Insigne, Federico Chiesa

Cadangan: Alex Meret, Giacomo Raspadori, Bryan Cristante, Davide Zappacosta, Gianluca Mancini, Alessio Cragno, Manuel Locatelli, Gianluca Scamacca, Andrea Belotti, Matteo Pessina, Federico Bernardeschi, Gian Marco Ferrari

Pelatih: Roberto Mancini