Pertama Kalinya Sejak 2004, Juventus Kalah Dengan Margin Empat Gol

Pertama Kalinya Sejak 2004, Juventus Kalah Dengan Margin Empat GolJuventus betul-betul dibikin tidak memiliki daya dalam pertandingan tandang mereka menantang Chelsea di Stamford Bridge dalam pertempuran persaingan perebutan pucuk klassemen di Group H Liga Champions mereka pada Rabu (24/11) pagi hari WIB.

Selesai meraih kemenangan di semua empat laga mereka di sesi kualifikasi group, Juventus selanjutnya harus menyaksikan gawang mereka dibobol 4x oleh Chelsea untuk membikin pasukan Massimiliano Allegri kalah dengan score 4-0 dari juara bertahan.

Bahkan juga The Blues betul-betul benar-benar nyaman dalam membombardir pertahanan team tamu yang dahulunya dikenali mempunyai pertahanan yang kompak. Sejauh pertandingan, tuan-rumah mencatat 21 shooting ke gawang, sebanding cuman delapan eksperimen untuk The Old Lady.

Score set pertama cuman 1-0 saat Trevoh Chalobah buka score menit ke-25 lewat keadaan tendangan sudut, saat sebelum Chelsea menambah 3 gol lain di set ke-2 lewat Reece James, Callum Hudson-Odoi, dan Timo Werner.

Karena kekalahan ini, memiliki arti ini pertamanya kali Juventus kecolongan 3+ gol menantang team Inggris di persaingan Eropa semenjak Maret 2010 saat mereka menerima kekalahan menantang Fulham (4-1).

Disamping itu, Juventus kalah pada sebuah laga dengan beda 4+ gol di semua persaingan untuk pertamanya kali semenjak Februari 2004, saat menantang AS Roma di Serie A (kalah 0-4).

Dalam pada itu, kekalahan 4-0 dari Chelsea ini membuat manager Massimiliano Allegri memperoleh sorotan. Tidak karena hanya keputusan strateginya yang jelek, karena komentar tinggi hati yang sempat disebutkan taktisi Italia itu sepanjang kemenangan 1-0 mereka pada September lalu di Turin.

Saat itu Massimilano Allegri berbicara, “Dengan semua hormat ke si Juara Eropa, Wojciech Szczesny tak perlu lakukan pengamanan yang riil di laga ini.”